Senori – AY (24 th) warga Desa Rayung Kecamatan Senori, penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tiba-tiba mengamuk dan membuat takut keluarga dan tetangga dilingkungan tempat tinggalnya, Selasa (13/9/2022) pagi.
Mengetahui hal itu Perangkat Desa Rayung melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Senori yang diterima oleh Wakapolsek Senori Ipda Joko Santoso, S.H,. Wakapolsek Senori pun menindak lanjuti laporan tersebut dengan mendampingi Bhabinkamtibmas Desa Rayung Bripka Putut Aris SB dan unsur terkait untuk melaksanakan pendampingan penanganan ODGJ.
Tidak butuh waktu lama petugas gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, Puskesmas Senori, pendamping dan perangkat desa yang dipimpin oleh Wakapolsek Senori mendatangi rumah ODGJ. Setelah dirayu oleh Petugas dari Puskesmas Senori ODGJ berhasil diberikan suntikan obat untuk menenangkan ODGJ.
Syakir, petugas dari Puskesmas Senori menjelaskan ODGJ atas nama AY warga Desa Rayung merupakan pasien dari Puskesmas Senori. Pihak keluarga mengira pasien ODGJ sudah beberapa kali dilakukan observasi akan tetapi karena tidak ada perhatian serius dari keluarga khususnya dalam hal kerutinan memberikan obat akhirnya psasien mengamuk lagi.
“Kita ingatkan lagi kepada pihak keluarga agar pasien rutin mengkonsumsi obat dan menjaga ketenangan hati pasien karena ODGJ sewaktu-waktu bisa kumat,” jelasnya.
Sementara itu dilokasi berbeda Kapolres Tuban AKBP Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kapolsek Senori AKP Ali Kanapi, S.H., menjelaskan kehadiran dari Bhabinkamtibmas pada kegiatan tersebut adalah dalam sisi keamanan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kehadiran kita untuk memberikan rasa aman kepada petugas dari dinas terkait ataupun pasien ODGJ sendiri.
“Tetap kita perhatikan sisi kemanusiaan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat” tuturnya.









