Senori – Seperti diketahui pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 tinggal menghitung hari. Saat ini tahapan Pilkada 2024 adalah masa Kampanye. Untuk Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Timur sudah ada 3 Pasangan Calon (Paslon) sedangkan untuk Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tuban ada 2 Paslon yang akan bertarung dalam kontestasi Pilkada.
Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang pelaksanaan pemungutan suara pesta demokrasi Pilkada 2024. Ps, Kanit Binmas Polsek Senori Tuban Polda Jatim Aiptu Widodo bersama anggota Bhabinkamtibmas Bripda Rifky Syahroni melaksanakan silaturrahmi ke Tokoh Agama (Toga) yang ada di wilayah Kecamatan Senori, Jum’at (22/11/2024) siang.
Bertempat di serambi masjid Al Hidayah Dusun Soko Desa Medalem, Aiptu Widodo bersama anggota Bhabinkamtimas melaksanakan silaturahmi dan berdialog dengan K. Ali Imron selaku Imam dan Takmir masjid Al Hidayah. Selain iku K. Ali Imron juga merupakan tokoh agama di Dusun Soko Desa Medalem.
Pada kesempatan tersebut Aiptu Widodo menitipkan pesan kepada K. Ali Imron untuk bekerjasama dan membantu Polri menyampaikan himbauan kepada warga masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilkada 2024 sehingga pesta demokrasi tersebut dapat berjalan dengan aman dan damai.
“Berdialog dengan tokoh agama untuk menitipkan pesan agar menghimbau warga masyarakat Kecamatan Senori turut menciptakan Pilkada 2024 yang aman dan damai sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tutur Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T., melalui Kapolsek Senori AKP Bambang Edi Nofantoro, S.H.
Lebih jauh Pak Bambang sapaan akrab Kapolsek Senori menjelaskan bahwa Kecamatan Senori penduduknya adalah agamis. Warga lebih mudah menerima nasehat atau himbauan yang diberikan oleh para Kyai atau Ulama. Oleh karenanya kita laksanakan silaturrahmi ke Ulama dengan harapan para Ulama membantu Polri untuk menghimbau masyarakat menciptakan pilkada yang damai.
Sementara itu K. Ali Imron memberikan dukungan atas upaya-upaya dari Kepolisian dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Khususnya menjelang pelaksanaan pesta demokrasi yang meliputi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati. Tokoh karismatik ini juga siap membantu Polri untuk memberikan nasehat kepada jamaah dan warga masyarakat untuk menciptakan Pemilu damai.
“Sudah menjadi kesepakatan pendiri bangsa bahwa negara kita berbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), jangan karena pilihan kita dalam Pilkada nanti berbeda lalu terjadi perpecahan, pilihan boleh beda tapi persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga,” tuturnya.










