Safari Sholat Jum’at, Kapolsek Widang AKP Totok Wijanarko, S.Pd., Bersama Wakilnya Temui Tokoh Agama

0
172

Mendekati waktu Sholat Jum’at tiba, Kepala Kepolisian Sektor Widang Resort Tuban AKP Totok Wijanarko, S.Pd., bersama dengan wakilnya IPDA Ali Mas’ud, S.H., melakukan safari Sholat Jum’at, (29/11/19). Kali ini yang menjadi tujuan adalah Desa Bunut Kecamatan Widang.

Usai kegiatan silaturahmi/ tatap muka dengan sejumlah tokoh agama di desa setempat, AKP Totok Wijanarko kepada kontributor menyatakan bahwa, kegiatan yang ia lakukan bersama wakilnya adalah untuk memperkuat tali silahturahmi dengan para tokoh agama yang ada di Wilayah Kecamatan Widang. Alhamdulillah, pada kesempatan ini, Kades Bunut Budi Utomo juga bisa mendampingi kita dalam kegiatan tersebut, ” tutur Kapolsek.

Sebagai sosok yang menjadi panutan bagi masyarakat dan umat, kita dari Kepolisian mengajak para tokoh untuk menjadi perekat umat dan masyarakat ditengah ada upaya sekelompok golongan yang berusaha memecah belah persatuan bangsa, ” tambah AKP Totok Wijanarko.

Polri sebagai alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri, maka ada langkah dan upaya dari kita untuk mencapai tujuan tersebut dengan mengajak bersama semua elemen yang ada turut berperan sesuai dengan porsi, ” sela IPDA Ali Mas’ud yang saat itu berada di lokasi yang sama.

Derasnya arus informasi yang tidak terbendung, baik yang bersifat positif maupun negatif terhadap kehidupan sehari-hari di masyarakat, menjadi atensi pimpinan, bapak Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M Si., untuk mengedepankan upaya dan langkah pencegahan dengan cara menggandeng semua elemen yang ada guna memberikan gambaran dan pemahaman yang benar dalam menyikapi suatu informasi, hal ini supaya tidak terhasut dan terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, ” terang AKP Totok Wijanarko.

Banyak kejadian dan kasus yang berawal dari sebuah informasi yang disebarkan melalui medsos tanpa mengkonfirmasi sumber dan kebenarannya, lalu turut membiakkan dan berbuat destruktif, sehingga berakhir dengan penyesalan ketika sudah berproses dengan hukum. Bersama tokoh agama ini yang sekarang berusaha kita cegah bersama, ” pungkas AKP Totok Wijanarko mengakhiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here