Senori – Banyaknya kejadian pelaporan terhadap guru yang sedang melaksanakan kewajibannya sebagai seorang pendidik oleh anak didiknya atau wali murid dan warga masyarakat ke pihak berwajib membuat keprihatinan sendiri bagi lembaga pendidikan SMK Sunatunnur Senori.
Untuk mencegah kejadian tersebut terjadi di lembaga yang dipimpinnya. Kepala Sekolah SMK Sunatunnur Ahmad Zainul Azhar, S.Pd., M.Pd., mengundang Kapolsek Senori Polres Tuban Polda Jatim AKP Bambang Edi Nofantoro, S.H., untuk memberikan sosialisasi tentang perlindungan hukum terhadap guru kepada guru dan siswa.
Memenuhi undangan dari SMK Sunatunnur, Kapolsek Senori memerintahkan Ps. Kanit Binmas Polsek Senori Aiptu Widodo dan anggota Bhabinkamtimas Desa Wanglu Kulon untuk memberikan sosialisasi tentang perlindungan hukum terhadap guru.
Dalam sosialisasi yang berlangsung di aula sekolah yang beralamat di Dusun Gayu Desa Wanglu Kulon Kecamatan Senori. Aiptu Widodo memberikan sosialisasi khususnya mengenai pasal 14 dan pasal 39 UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, serta pasal 40 dan pasal 41 PP Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru. Dimana pada pasal dimaksud menjelaskan bahwa guru wajib mendapatkan perlindungan hukum ketika menjalankan tufoksinya dalam mendisiplinkan serta mendidik seorang siswa
Pada kesempatan tersebut Kanit Binmas mengajak kepada keluarga besar SMK Sunatunnur untuk menciptakan situasi belajar mengajar yang menyenangkan. Dalam arti para para guru mengajar dengan kasih sayang sedangkan para murid menghormati peran guru sebagai pendidik dan orang tua diluar rumah.
“Semoga setelah dilaksanakan sosialisasi ini tidak ada peristiwa pelaporan guru oleh murid, wali murid atau masyarakat dan juga tidak ada guru yang melakukan kekerasan terhadap para siswanya,” tutur Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T., melalui Kapolsek Senori AKP Bambang Edi Nofantoro, Sabtu (2/11/2024).
Sementara itu kepala SMK Sunatunnur, Ahmad Zainul Azhar mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Senori khususnya kepada Unit Binmas yang telah menyediakan waktunya untuk memberikan sosialisasi kepada bapak-ibu guru dan para siswa di sekolah yang dipimpinnya.
“Kegiatan seperti ini kami harapkan rutin dilaksanakan sehingga besar manfaatnya bagi perkembangan sekolah dan anak didik kami,” pungkasnya.








