Polsek Kenduruan Polres Tuban Pantau Harga Sembako, Stok Aman dan Tidak Ada Beras Oplosan

0
22

TUBAN, Kenduruan,– Unit Reskrim Polsek Kenduruan Polres Tuban melaksanakan pemantauan harga dan ketersediaan beras serta bahan pokok di wilayah Kecamatan Kenduruan pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 11.00 WIB.

Kegiatan dipimpin oleh AIPTU Poniman bersama AIPTU Sumarno, S.H., dan AIPTU Suwarso. Pemantauan dilakukan langsung di pasar dan toko-toko di wilayah Kenduruan untuk memastikan tidak ada kelangkaan maupun praktik kecurangan.

Dari hasil pengecekan, harga beras di Kenduruan terpantau stabil. Beras jenis Gurame, Rojo Lele, Teratai, dan Cap Jambu Mente dijual seharga Rp14.000 per kg. Sementara beras ketan super dibanderol Rp17.000 per kg, dan beras kualitas biasa paling murah di harga Rp11.000 per kg.

Untuk komoditas sembako lainnya, harga cabai rawit merah menjadi yang tertinggi yakni Rp60.000 per kg, diikuti cabai keriting Rp20.000 per kg dan cabai rawit hijau Rp25.000 per kg. Bawang merah dijual Rp25.000 per kg, bawang putih Rp33.000 per kg. Minyak goreng curah Rp17.000 per liter, sedangkan kemasan dijual Rp20.000 hingga Rp23.000 per liter.

Harga daging sapi tercatat Rp120.000 per kg, daging ayam potong Rp40.000 per kg, dan telur ayam Rp26.000 per kg. Gula pasir Rp14.000 per kg, gula merah Rp16.000 per kg, serta kopi Rp38.000 per kg. LPG 3 kg dijual antara Rp18.000 hingga Rp20.000 per tabung.

Dalam laporan tersebut disebutkan, tidak ditemukan adanya beras oplosan di wilayah Kenduruan. Stok sembako juga dinyatakan aman dan tidak terjadi kelangkaan maupun kepanikan masyarakat saat berbelanja. Barang kebutuhan pokok masih tersedia di toko dan minimarket, termasuk di luar wilayah Kenduruan.

“Kegiatan berjalan aman dan kondusif. Hasil pemantauan menunjukkan harga dan persediaan beras serta sembako di Kecamatan Kenduruan masih tercukupi,” tulis laporan unit reskrim.

Kapolres Tuban AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P. menyampaikan bahwa pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas pasar dan mencegah spekulasi harga. (eko/wono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here