Jakarta, 21 Juni 2025 – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polri kembali menunjukkan komitmennya sebagai pengayom dan pemersatu bangsa melalui penyelenggaraan kegiatan “Bhayangkara Sport Day: Harmoni Langkah Persatuan”. Kegiatan ini merupakan inisiatif Polri untuk memperkuat sinergi lintas lembaga dalam suasana penuh keakraban dan sportivitas.
Dengan melibatkan lebih dari 3.000 peserta dari berbagai instansi, termasuk TNI, Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, KPK, dan Kementerian Hukum dan HAM, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi simbol nyata kebersamaan dan soliditas antarpenegak hukum dan aparatur negara.
“Bhayangkara Sport Day ini adalah bagian dari upaya Polri untuk menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi dalam mendukung program-program strategis nasional, khususnya yang dicanangkan oleh Bapak Presiden melalui program Astacita,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kegiatan dibuka dengan jalan santai bersama, dilanjutkan dengan fun games, serta peluncuran resmi Pekan Olahraga Polri yang akan mempertandingkan tujuh cabang olahraga: karate, bulutangkis, taekwondo, menembak, judo, bola basket, dan tenis lapangan. Ajang ini dirancang sebagai sarana pembinaan sekaligus seleksi talenta atletik yang berpotensi mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional.
Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79 akan digelar pada 1 Juli 2025 di Monumen Nasional (Monas), dengan tema besar “Polri untuk Masyarakat”. Tema ini mempertegas bahwa setiap langkah Polri selalu berorientasi pada kepentingan rakyat dan negara.
Melalui Bhayangkara Sport Day, Polri menegaskan jati dirinya sebagai institusi yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga humanis, terbuka, dan siap bersinergi demi Indonesia yang lebih kuat dan bersatu.
Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri dalam hal ini Polres Blitar Polda Jatim terhadap masyarakat.
Untuk mensukseskan kegiatan ini, Polres Blitar Polda Jatim juga menggandeng berbagai pihak, seperti Owner Wantech Grup, Owner Warung Bambu Barokah, serta tim medis dari Persaudaraan Pesunat Modern Indonesia (PPMI).
Sebanyak 30 anak yatim piatu dari Yayasan Panti Asuhan Nurul Falah, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, menerima santunan.
Selain itu, sebanyak 100 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan khitanan massal yang dilakukan secara profesional dan humanis oleh tim medis dari PPMI.
Setiap anak mendapatkan paket bingkisan yang berisi uang saku, buku tulis, nasi kotak lengkap dengan snack, serta sarung.
Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman menyampaikan bahwa Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial kemanusiaan.
Kapolres Blitar mengungkapkan Ini adalah bentuk nyata kepedulian Polres Blitar Polda Jatim bersama para mitra terhadap masyarakat.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi anak-anak dan membawa keberkahan untuk kita semua dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-79,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekitar serta para orang tua yang hadir mendampingi anak-anak mereka.
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan pelaku usaha lokal menjadi bukti kuat sinergi yang harmonis antara Polri dan masyarakat dalam membangun lingkungan sosial yang lebih baik.
Dengan mengusung Polri Presisi Mengabdi Untuk Masyarakat Guna Mendukung Astacita, Polres Blitar Polda Jatim terus mendorong kegiatan-kegiatan positif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan warga. (*)









