Pasca Kenaikan Harga BBM Bhabinkamtibmas Polsek Senori Berikan Himbauan Kepada Warga

0
87

Senori – Sudah Satu Minggu yang lalu, Pemerintah telah menaikkan harga BBM bersubsidi dan Non Subsidi. Harga Pertalite resmi naik dari Rp 7.650 kini menjadi Rp 10.000 per liter, Pertamax naik dari dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter, dan Solar subsidi naik dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800 per liter.

Pasca kenaikan harga BBM yang telah diumumkan oleh pemerintah, anggota Bhabinkamtibmas Desa Sidoharjo Polsek Senori Polres Tuban Jawa Timur Aipda Sumani melaksanakan sambang kepada warga di desa binaan untuk memberikan himbauan Kamtibmas, Minggu (11/9/2022) pagi.

Kapolres Tuban AKBP Rahman Wijaya melalui Kapolsek Senori AKP Ali Kanapi, menjelaskan dengan naiknya BBM yang bersubsidi maupun nonsubsidi tentunya akan menimbulkan pro dan kontra di tengah-tengah warga masyarakat.

Ada warga masyarakat yang memahami memahami kenapa pemerintah menaikkan harga BBM dan ada sebagian warga yang tidak setuju karena dengan kenaikan BBM akan meningkatkan kebutuhan warga khususnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Oleh karenanya kita turunkan anggota, khususnya jajaran Bhabinkamtibmas untuk memberikan himbauan kepada warga masyarakat untuk tidak panik dengan adanya kenaikan harga BBM karena pemerintah juga akan memberikan bantuan berupa BLT BBM yang bertujuan untuk agar pemberian BBM bersubsidi tepat sasaran.

“Kita himbau warga masyarakat tetap tenang dan tidak panik dengan adanya kenaikan harga BBM karena pemerintah mengimbanginya dengan pemberian BLT BBM kepada warga,” tutur Kapolsek Senori.

Sementara itu Harsono, salah seorang warga masyarakat Desa Sidoharjo Kecamatan Senori, mengatakan dirinya saat ini membeli BBM dengan harga Rp. 12.000,- di penjual BBM eceran dekat rumahnya karena di wilayah Kecamatan Senori belum ada POM Bensin resmi milik Pertamina.

Menurutnya harga tersebut walaupun sedikit memberatkan tidak menjadi masalah asal barangnya ada dan mudah didapatkan oleh warga masyarakat.

“Hanya saja kalau bisa Pemerintah lebih menyeleksi lagi warga yang mendapatkan BLT BBM, karena kami lihat banyak warga yang tergolong mampu malah mendapatkan bantuan dari pemerintah,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here