TUBAN, Kenduruan,– Unit Reskrim Polsek Kenduruan Polresta Tuban melaksanakan pemantauan harga dan ketersediaan beras serta kebutuhan pokok masyarakat di wilayah Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Selasa (01/09/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 11.00 WIB tersebut bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat tetap aman dan mencukupi.
Dalam kegiatan tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Kenduruan yang terlibat yakni AIPTU Sumarno, S.H., AIPTU Suwarso, dan BRIPDA Fajri Zakia Agik Tama. Petugas melakukan pengecekan dan pemantauan langsung terhadap harga beras, sembako, serta LPG 3 kilogram di sejumlah toko dan tempat penjualan di wilayah Kecamatan Kenduruan.
Hasil pemantauan menunjukkan harga beras masih berada pada kisaran Rp11.500 hingga Rp20.000 per kilogram, tergantung jenis dan kualitas. Sementara harga sejumlah komoditas sembako antara lain cabai keriting Rp20.000/kg, cabai rawit merah Rp60.000/kg, bawang merah Rp25.000/kg, bawang putih Rp33.000/kg, minyak goreng curah Rp17.000/liter, gula pasir Rp14.000/kg, telur ayam Rp23.000/kg, serta daging ayam potong Rp40.000/kg.
Untuk LPG 3 kilogram, harga yang ditemukan berada pada kisaran Rp18.000 hingga Rp20.000.
Dari hasil pemantauan, petugas tidak menemukan adanya beras oplosan maupun kelangkaan sembako. Persediaan kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Kenduruan juga masih mencukupi dan tidak ditemukan adanya kepanikan masyarakat dalam melakukan pembelian.
Kapolresta Tuban KOMBES POL. Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr., Opsla, melalui Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P. mengatakan, kegiatan pemantauan tersebut merupakan langkah Polri untuk memastikan stabilitas ketersediaan dan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.
“Kami terus melakukan pemantauan perkembangan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Kenduruan. Berdasarkan hasil pemantauan saat ini, stok masih tercukupi, tidak ditemukan kelangkaan maupun beras oplosan,” ujar AKP Teguh, Senin (31/08/2026).
Ia menambahkan, Polsek Kenduruan akan terus melakukan monitoring secara berkala guna mengantisipasi adanya perubahan harga yang tidak wajar, kelangkaan barang, maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Apabila menemukan adanya dugaan penimbunan, permainan harga, atau peredaran bahan pokok yang tidak sesuai ketentuan, segera informasikan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kecamatan Kenduruan terpantau aman, lancar, dan kondusif. (eko/wono)










