Senori – Dalam rangka menjaga kestabilan harga pangan, dimasa pandemi Codvit-19. Kanit Binmas Polsek Senori Polres Tuban Aiptu Ahmad Lakin bersama anggota Unit Reskrim Brigadir Khoirudin melaksanakan pemantauan harga dan ketersediaan sembako di pasar tradisional Desa Jatisari Kec, Senori, Jum’at (19/8/2022) pagi.
Seperti yang terlihat di salah satu toko yang ada di lingkungan pasar Kanit Binmas dan anggota Unit Reskrim mendata dan memeriksa ketersediaan minyak goreng dan harga sembilan bahan pokok (Sembako) lainya.
“Untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga pangan, tidak hanya minyak goreng akan tetapi bahan pangan yang termasuk Sembilan bahan pokok” jelas Kapolres Tuban AKBP Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kapolsek Senori AKP Ali Kanapi, S.H.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota Bhabinkamtibmas tersebut untuk menjaga ketersediaan barang pangan dan mencegah terjadinya kenaikan harga bahan pokok di masa pandemi Codvit-19, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat, tambah Kapolsek Senori.
Umi (35), salah seorang pemilik toko sembako di pasar Desa Jatisari menjelaskan bahwa stok atau ketersediaan sembako di tokonya sampai saat ini masih mencukupi. Untuk harga beras masih tetap kisaran Rp. 8000 sampai Rp. 10.000 perkilo tergantung kualitas berasnya.
“Untuk Migor Curah stok masih mencukupi dengan harga Rp. 15.000 perliter,” tambahnya.








