Widang – Kapolsek Widang AKP Narko,S.H. meninjau lokasi terdampak banjir luapan Sungai Bengawan Solo seiring naiknya TMA (tinggi muka air) akibat intensitas curah hujan di wilayah hulu.
“Kepada media, AKP Narko menyebutkan setidaknya ada beberapa wilayah di Kecamatan Widang yang terdampak serta dilakukan peninjauan langsung kelokasi yakni Desa Patihan , Desa Tegalsari, Desa Tegalrejo, Desa Kedungharjo dan Desa Simorejo.
Saat ini dampak luapan air sungai bengawan solo meliputi area persawahan, permukiman dan akses jalan kampung. Di persawahan tinggi air sekitar 50 cm, di jalan kampung 20 cm dan di permukiman, khusus di Desa Patihan ada rumah yang terendam air setinggi 20 cm.
“Sampai hari ini, Kamis (23/1/25) perkembangan tinggi air Sungai Bengawan Solo masih mengalami peningkatan, pada level Siaga Kuning (8,45),” terang Kapolsek.
Selain meningkatnya debit air sungai bengawan solo, genangan air yang terjadi juga diakibatkan tingginya curah hujan di Wilayah Kabupaten Tuban, sehingga menyebabkan beberapa anak sungai tidak mampu menampung debit air,” imbuhnya.
Sementara itu untuk warga yang rumahnya tergenang air, baik di Desa Patihan maupun Desa Kedungharjo tetap tinggal di rumah mereka,” pungkasnya.
Kontributor : b2Published : humas







