Senori – Pemerintah Kecamatan Senori melaksakan kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan dan penyuluhan bidang hukum masyarakat tahun anggaran 2024. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Rayung Kecamatan Senori tersebut diikuti oleh Kades dan Perangkat Desa Rayung, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan kurang lebih 50 orang undangan, Kamis (19/9/2024) pagi.
Sedangkan untuk Narasumber adalah Camat Senori Kisdarto, S.H., yang sekaligus membuka acara, dilanjutkan oleh Danramil Senori Kapten Kav Totok Taat Ujianto dan Kapolsek Senori Polres Tuban AKP Bambang Edi Nofantoro, S.H.
Materi yang diberikan oleh AKP Bambang Edi Nofantoro adalah tentang wawasan kebangsaan yang menceritakan sejarah lahirnya bangsa Indonesia. Diawali dari jaman kerajaan, zaman penjajahan oleh kolonial Belanda sampai dengan zaman pergerakan kemerdekaan yang dimulai dari berdirinya Budi Utomo.
Materi yang selanjutnya diberikan oleh Perwira dengan Tiga Balok dipundak ini adalah tentang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 yang sebentar lagi akan memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati pada tanggal 27 Nopember 2024. Sedangkan untuk saat ini tahapan Pemilu adalah masa pendaftaran KPPS.
Oleh karenanya Kapolsek Senori mengajak kepada peserta sosialisasi untuk tetap menjaga persatuan dan kerukunan walaupun pilihan berbeda karena pemilihan umum adalah mencari pemimpin terbaik bukan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
“Pilkada harus kita sukseskan dengan cara kita berbondong-bindong datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilih, pilihan boleh berbeda tapi persatuan harus tetap dijaga,” jelas Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T., melalui Kapolsek Senori AKP Bambang Edi Nofantoro, S.H.
Dilokasi yang sama Camat Senori Kisdarto, S.H., menjelaskan kegiatan sosialisasi ini merupakan program dari Pemerintah Kabupaten Tuban yang dilakukan oleh seluruh Pemerintah Kecamatan. Untuk pelaksanaan kita selenggarakan di 12 desa yang ada dibawah koordinasi Pemerintahan Kecamatan Senori.
“Kita jadwalkan selama 6 hari kerja dengan pembagian setiap hari kita laksanakan sosialisasi di dua desa dengan tema yang berbeda disesuaikan dengan kondisi desa yang akan kita berikan sosialisasi,” jelasnya.
Dari
pantauan dilokasi kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, peserta
sosialisasi tampak antusias mendengarkan materi yang diberikan oleh tiga
narasumber yang memakan waktu selama 3 jam.









