TUBAN, Kenduruan,- Puluhan jamaah bersama tokoh agama, aparat TNI-Polri, serta pemerintah kecamatan menghadiri kegiatan Istighosah, doa dan dzikir bersama untuk Indonesia damai, Kamis (04/09/2025) malam.
Acara doa bersama ini digelar sebagai bentuk kepedulian dan doa atas tragedi penyampaian aspirasi rakyat yang menelan korban jiwa. Kehadiran aparat TNI-Polri bersama masyarakat diharapkan dapat mempererat kebersamaan, sekaligus menjaga kondusifitas wilayah.
Kapolsek Kenduruan Polres Tuban, AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P. tampak hadir mendampingi jamaah. Turut hadir pula, Plt. Camat Kenduruan, Cahyadi Wibowo.S.H. Danramil 0811/11 Kenduruan yang diwakili Serka Eko Supriyadi, Ketua PHBN Kec. Kenduruan, Afnan Agus Santosa. Skep., NS. Kepala Instansi Kecamatan Kenduruan, tokoh agama, tokoh Masyarakat, dan tokoh pemuda Kec. Kenduruan, Kab. Tuban.
Dalam kegiatan ini, doa bersama dipanjatkan agar para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta masyarakat Kec. Kenduruan tetap diberi ketabahan dan kedamaian. Camat Kenduruan, Cahyadi Wibowo, S.H menekankan pentingnya menjaga persatuan serta menyikapi situasi dengan penuh kearifan.
Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP William Cornelis Tanasale, S.I.K. melalui Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P. menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut adalah bentuk dukungan moral dan komitmen menjaga keamanan.
“Kami bersama TNI, ulama, dan masyarakat berdoa agar wilayah Kec. Kenduruan tetap aman, kondusif, serta masyarakat tidak mudah terprovokasi. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Kegiatan Istighosah, doa dan dzikir bersama untuk Indonesia damai berjalan dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Jamaah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai wujud doa, solidaritas, dan upaya menjaga keharmonisan sosial di Kecamatan Kenduruan. (eko/wono)










