Senori – Untuk menjalin sinergitas dan silaturahmi dengan para tokoh perguruan pencak silat hingga ke tingkat bawah serta menjaga kerukunan antar perguruan pencak silat, Kapolsek Senori Polres Tuban Polda Jatim AKP Ali Kanapi, S.H., bersama Forkopimcam dengan didampingi Wakapolsek dan Kamit Binmas Polsek Senori menggelar kegiatan “Jumat Curhat” bersama Paguyuban Pencak Silat seKecamatan Senori.
Kegiatan Jumat Curhat
yang di laksanakan di Aula kantor Kecamatan Senori tersebut dihadiri ketua perguruan pencak silat yang ada di wilayah hukum Polsek Senori seperti dari PSHT, PSHW, IKSPI Kera Sakti, PRSH, PO, Margoluyu dan para pendamping dari masing-masing ketua perguruan, Jumat (10/3/2023).
Pada kesempatan tersebut Zaki Mubarok, selaku ketua Paguyuban Pencak Silat seKecamatan Senori mengeluhkan masih adanya oknum-oknum yang selalu memancing gesekan antar perguruan, oknum tersebut biasanya tergabung dalam suatu komunitas di luar organisasi perguruan. Akan tetapi apabila terjadi suatu permasalahan di lapangan mereka ini membawa-bawa nama perguruan sehingga kalau tidak diantisipasi permasalahan yang terjadi akan menjadi besar.
Sementara itu Kapolres Tuban AKBP Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kapolsek Senori AKP Ali Kanapi, S.H., mengungkapkan, kegiatan Jum’at curhat kali ini sengaja digelar dengan menggandeng perguruan pencak silat tujuannya adalah untuk diajak bersama menciptakan dan memelihara kamtibmas di wilayah Kecamatan Senori.
”Kami tidak ingin ada perselisihan personal atau komunitas yang dapat meluas menjadi permasalahan antar perguruan,”Harap kapolsek.
Untuk itu pihaknya melakukan langkah antisipasi dan penyelesaian masalah secara cepat dan tepat apabila terjadi permasalahan antar warga perguruan yang disebabkan oleh oknum maupun komunitas.
Selain itu apabila ada informasi dari Medsos yang sering kali terjadi agar para insan pencak silat bisa menelaah dan memahami dengan baik, agar tidak menjadi acuan dalam bertindak, karena postingan medsos yang mengarah ke provokatif seharusnya menjadikan pemikiran bahwa hal itu tentu akan terjadi hal yang tidak baik.
Kapolsek juga berpesan agar tidak gegabah menanggapi adanya postingan sosmed dan diharapkan untuk disampaikan ke pimpinan perguruan guna mendapatkan solusi yang terbaik.
“Apabila ada permasalahan segera lapor ke Forkopimcam atau ke Bhabhi dan Babinsa biar cepat di tangani dan selesai, karena sekarang banyak berita di medsos yang belum tentu kebenarannya,” pungkasnya.









