polrestuban-Berawal dari saling pandang ketika berpapasan pada saat akan menyaksikan kegiatan pertunjukan musik elekton di rumah salah satu warga Desa Katerban Kecamatan Senori. 2 kelompok pemuda yang berasal dari 2 desa yang berbeda terlibat adu pukul di jalan Desa Katerban Kecamatan Senori, kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu (20/9) siang. Beruntung anggota Polsek Senori yang dipimpin oleh Wakapolsek Senori Ipda Prayitno dengan dibantu oleh anggota Linmas desa Katerban yang pada saat itu sedang melaksanakan giat pengamanan musik elekton tidak jauh dari tempat kejadian berhasil mengendalikan situsasi dengan mengamankan 2 kelompok pemuda yang diketahui berasal dari Desa Katerban Kecamatan Senori dan dari Desa Tingkis Kecamatan Singgahan. Keesokan harinya tepatnya pada hari Kamis (21/9) setelah sholat. ke 2 kelompok pemuda tersebut di kumpulkan di Balai Desa Katerban Kecamatan Senori untuk di mediasi. Berkat mediasi yang dipimpin oleh 3 Pilar desa yaitu Karsipin selaku Kades Katerban, Bhabinkamtibmas Briptu Koirudin dan Babinsa Koptu Sukamto, permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan damai. “Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut agar tidak berbuntut panjang” ujar Briptu Koirudin ketika di wawancara setelah proses mediasi selesai. Karena biasanya kalau sudah terjadi bentrokan antar pemuda yang berasal dari 2 desa yang berbeda, maka permasalahan tersebut akan menjadi besar karena masing-masing kelompok akan memberi tahukan kepada pemuda di desanya masing-masing sehingga dikhawatirkan akan terjadi tawuran antar desa, jelas Briptu Koirudin. Oleh karenanya kita 3 pilar desa bergerak cepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara mediasi, salah satu tujuan dilaksanakan mediasi ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan agar tidak berlanjut ke ranah hukum, selain itu yang paling penting adalah mencegah terjadinya tawuran antar desa, tambahnya.







