Anggota Bhabinkamtimas Polsek Senori Polres Tuban Polda Jatim Bantu Padamkan Kebakaran Jerami Milik Warga Desa Sendang

0
50

Senori – Dengan alat seadanya anggota Bhabinkamtimas Polsek Senori Polres Tuban Polda Jatim Bripda Rifky Syahroni bersama Babinsa Sertu Wawas membantu memadamkan jerami yang digunakan untuk persediaan pakan ternak milik warga Desa Sendang Kec, Senori, Jumat (27/9/2024) malam.

Terpantau dilokasi anggota Bhabinkamtimas Polsek Senori bersama Babinsa dan warga disekitar lokasi,  bahu membahu dengan alat-alat seadanya berusaha memadamkan api yang telah melalap sebagian keseluruhan jerami yang berjumlah cukup banyak.

Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T., melalui Kapolsek Senori AKP Bambang Edi Nofantoro, S.H., mengatakan sewaktu anggota Bhabinkamtimas Desa Sendang Polsek Senori bersama Babinsa melaksanakan kegiatan sambanh di seputaran Desa Sendang, anggota mendapatkan laporan dari warga ada kebakaran di Desa Sendang.

Kemudian anggota merapat kearah kepulan asap dan ternyata ada kebakaran jerami milik korban. Melihat kejadian tersebut anggota segera turun membantu warga untuk memadamkan api yang sudah melalap hampir keseluruhan jerami yang jumlahnya cukup banyak karena memang sengaja disimpan untuk persediaan makan hewan ternak.

“Menurut pemilik jerami kebakaran disebabkan oleh bara dari perapian yang menyambar tumpukan jerami yang sedianya untuk pakan ternak, untuk korban jiwa nihil, sedangkan pemilik kandang mengalami kerugian material kurang lebih 1 juta rupiah”, jelas AKP Bambang Edi Nofantoro.

Sementara itu Rohman (63 Th) pemilik jerami menjelaskan pagi hari itu sekira pukul 07.00 Wib, dirinya membuat perapian untuk mengusir nyamuk dan lalat agar tidak menggigit ternak sapi miliknya. Setelah itu dirinya pergi kesawah untuk bekerja dan mencari rumput.

Sekira pukul 13.30 Wib korban dikabari oleh tetangga bahwa jerami miliknya terbakar dan sudah dipadamkan oleh warga bersama aparat kepolisian, sedangkan hewan ternak berupa sapi di kandang yang tidak jauh dari lokasi jerami masih bisa diselamatkan oleh warga.

“Setelel membuat perapian dari sisa-sisa jerami dan kotoran sapi tidak jauh dari tumpukan jerami, kemudian saya tinggal bekerja di sawah, tahu-tahu sudah diberitahu tetangga jerami saya sudah terbakar”, tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here