*Ikuti Vidcon, Kapolsek Jajaran Terima Arahan Kapolda Jawa Timur tentang Sitkamtibmas dan Persiapan Pilkada*

0
211

seopini.com – PolresTubanPoldaJatim Selasa (14/07/20) kemarin, bertempat di Gedung Sanika Satyawada Polres Tuban, Kapolsek jajaran Polres Tuban bersama para Kabag, Kasat dan PJU mengikuti kegiatan Vidcon Kapolda Jawa Timur. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H., bersama Waka Polres.

Dalam pengarahannya , Kapolda Jatim menyatakan, sekarang Jatim masih menjadi peringkat pertama covid 19 dan yang menjadi penyumbang terbanyak adalah Surabaya raya dan Wilayah penyangga Surabaya ( Sidoarjo, Gresik dan Bangkalan dan daerah2 yang lain ).

” Untuk daerah yang lain, yang masih rendah, agar dipertahankan dan segera di hilangkan. Jajaran untuk selalu aktif memberikan himbauan kepada masyarakat yang masih banyak kurang peduli dengan protokol kesehatan yaitu : penggunakan masker, jaga jarak dan sering cuci tangan pakai sabun, ” ucap beliau tiru Kapolsek Widang AKP Totok Wijanarko, S.Pd., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Bapak Kapolda juga menyampaikan, Jatim akan melaksanakan Pilkada secara serentak di 19 Kota / Kabupaten. Agar masing Pimpinan Wilayah bisa menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang Pilkada walaupun di masa pandemi.

” Kepada semua anggota supaya memahami pentahapan Pilkada, lalu anggota mempedomani Sapta Siap, ini agar pelaksanakan Pemilukada berjalan dengan tertib dan aman. Terus laksanakan giat penggalangan kepada para Tokoh ( Pok dan perorangan ), ” tambah AKP Totok Wijanarko kembali menirukan pernyataan Kapolda.

Tadi Bapak Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres yang sudah  melaksanakan pelatihan DALMAS. Perintah beliau, setiap melaksanakan kegiatan harus ada dokumentasi / video, apalagi masalah unras.

” Dan berkaitan dengan perguruan silat agar betul2 di antisipasi, dan kembali diucapkan terima kasih kepada Kapolres yang sudah menggalang dengan baik. Saat ini beliau bapak Kapolda sedang mencari solusi agar supaya semua perguruan silat se Jatim bisa rukun dan kompak,” jelas beliau.

Tak ketinggalan, bapak Kapolda menyinggung Kampung Tangguh Semeru ( KTS ). Minggu depan team akan memaparkan kepada seluruh Kapolres tentang KTS. KTS adalah kerja panjang, KTS adalah partisipasi bukan intervensi. KTS kita lihat dari kwalitasnya tentang kerukunannya, sosialnya, partisipasi masyarakat yang di utamakan.

” Polri hanya sebagai pendukung dan mengarahkan KTS ini sudah sesuai apa belum. KTS harus memiliki dampak kepada kita semua, makannya harus di videokan dan dokumentasikan apalagi yang dari zona merah menjadi zona hijau, agar bisa menginpirasi kepada desa2 yang lain, ” jelas beliau bapak Kapolda mengakhiri arahannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here