Senori-Mengantisipasi kelangkaan serta kenaikan harga bahan pangan pada bulan Ramadhan 1447 H. Anggota Polsek Senori yang dipimpin oleh Ps, Kanit Samapta Aiptu Ahmadi, melaksanakan pemantauan harga bahan pangan yang termasuk dalam kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di wilayah Kecamatan Senori, Kamis (26/2/2026) pagi.
Seperti yang terlihat di pasar tradisional Desa Jatisari Kec, Senori. Di pasar yang terletak di pusat kota kecamatan Senori tersebut, aparat keamanan mendata dari satu toko ke toko lainya untuk memeriksa ketersediaan beras dan harga sembilan bahan pokok (Sembako) lainya.
“Untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga pangan, tidak hanya beras akan tetapi bahan pangan yang termasuk Sembilan bahan pokok,” jelas Kapolres Tuban AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Senori Iptu Sudjarwo, S.H.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota tersebut untuk menjaga ketersediaan barang pangan dan mencegah terjadinya kenaikan harga bahan pokok pada bulan Ramadhan, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat, tambah Kapolsek Senori.
H. Subur, salah seorang pemilik toko kelontong yang menjual sembako di pasar tradisional Desa Jatisari menjelaskan bahwa stok atau ketersediaan beras di tokonya sampai saat ini masih mencukupi. Untuk harganya masih tetap kisaran Rp. 12.000 sampai Rp. 25.000 perkilo tergantung kualitas berasnya.
“Belum ada perubahan harga, akan tetapi pada awal bulan puasa omset kami berkurang karena pasar masih sepi pengunjung,” ungkapnya.











