Polrestuban- Rabu, 19/07/2017 jam.09.00 Wib bertempat di kantor kec. Jenu kab. Tuban Jatim di selenggarakan Quick Wins Polairud Polda Jatim dengan tema ” Penertiban dan Penegakkan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila “
Untuk masyarakat Nelayan Pesisir Desa Kaliuntu, Mentoso, Beji, dan Socorejo Kec. Jenu Kab. Tuban Jawa timur di hadiri kurang lebih 100 orang undangan. 19/07/2017
Hadir dalam acara kegiatan tersebut antara lain ,
Dit Polairud Polda Jatim di wakili oleh Ditbinmas Polairud Kompol Bambang
Kapolres tuban yang di wakili oleh Kabag Ops Polres Tuban Kompol Dody S
Camat jenu yang diwakili oleh Sekcam Suwoto
Danramil Jenu Kapten inf Gacuk s
Kapolsek Jenu yang di wakili oleh Waka Polsek Ipda Suprapto
Ketua MUI kec jenu
Kades mentoso dan para undangan lainnya
Dalam acara tersebut warga masyarakat nelayan kecamatan jenu di harapkan Penegakan hukum bagi kelompok Radikal di desa jenu,beji,kaliuntu ,socorejo agar para warga nelayan tetap menghormati idiologi pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara indonesia marilah kita menghormati forum komunikasi kab tuban dan ketua majelis ulama kab tuban yang di wakili oleh desa” tersebut agar para tokoh agama dan tokoh masyaralat bisa lebih solid mempertahankan NKRI yang kita cintai
Pertama tama marilah kita ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena pada saat ini.kita bisa melaksanakan quick wins program 1 yang di selenggarakan oleh Ditpol Airut Polda Jatim dalam rangka Penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti pancasila dan UUD 1945
Direktorat Airut Polda Jatim telah menyelenggarakan.kegiatan ini kepada masyarakat nelayan pesisir desa kaliuntu,mentoso beji dan desa socorejo guna menangkal organisasi kelompok radilkalisme karena radikalisme merupakan kelompok” yang menyimpang dari falsafah idiologi pancasila dan undang undang dasar 1945 untuk itu partisipasi aktif masyarakat perlu kita ikut sertakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban berbangsa dan bernegara
Sikap tolong menolong menghormati sesama merupakan tingkah laku kita sebagai bangsa indonesia.
pancasila adalah komitmen bangsa indonesia oleh karena itu apabila ada kelompok yang akan mengganti pancasila merupakan bahaya yang perlu kita waspadai bersama ,
1. Bahwa pancasila sebagai idiologi bangsa indonesia agar kita melindungi dari orang” yang tidak bertanggung jawab yang akan merongrong negara dan bangsa indonesia
2. Masyarakat agar menghormati adanya pancasila sebagai idiologi bangsa indonesia
3. Jadilah bangsa yang baik mandiri dan beridologi pancasila
4. Masyarakat harus mengamalkan sila demi sila dari pancasila
Adanya sambutan dari Ditbinmas PolAirut Polda Jatim Kompol Bambang tadi kita berharap para masyarakat nelayan yang ada di jenu menjaga idiologi bangsa indonesia.
kemudian di tunjuk dua orang dari perwakilan masyarakat nelayan yang hadir untuk maju ke depan guna mengucapkan PANCASILA
Kemudian di lanjutkan Tauziah dari Ketua Mui kec jenu,
Siapa diantara kita orang mukmin dan bertakwa kepada Allah maka Allah akan memberikan rezeki yang tidak terduga kepada kita para nelayan sebelum berangkat agar mengucapkan doa setiap manusia itu harus punya rasa keadilan untuk itu masyarakat nelayan selain mencari nafkah harus juga menjaga lingkungan perairan dan laut.
Kenapa kita harus menjaga ekosistem laut karena agar laut tidak cepat rusak dan bisa di nikmati anak cucu kita yang akan datang jangan sampai para nelayan mencari ikan dengan menggunakan jaring Trool karena itu akan menghabiskan ikan bukan ikan besar saja yang kita tangkap akan tetapi ikan” kecil juga ikut masuk ke dalam jaring dan ini sangat tidak di perbolehkan oleh pemerintah khususnya mentri kelautan
Surga itu sebagai tempat tinggalnya orang yang mau berdoa dan menjaga lingkungan dari kerusakan
maka dari itu saya memberikan pendekatan yang terbaik untuk para nelayan yang mencari rezeki di laut agar tidAk membuat kerusakan apabila ada kendala dan permasalahan maka harus di selesaikan dengan baik secara damai untuk mendapatkan mufakat serta guna menciptakan kebersamaan di antara kita.
* Humas Polsek Jenu *








