Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti Polsek Kenduruan Hadiri Tradisi Bucu Kendit Di Desa Binannya

0
378
polrestuban-JELANG petang di Desa Sidomukti, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jatim begitu berbeda. Warga berbondong-bondong menuju Punden “ Mbah Buyut Rogongso “ dengan membawa sajian dalam wadah nampan. Sajian berupa nasi dan lauk-pauk yang dinamakan “ Bucu Kendit “ karena nasi berbentuk lancip atau bucu sebesar kepalan tangan orang dewasa yang biasa disebut kendit. Aneka ragam lauk seperti sayur urap-urap, tempe goreng, telur dan mie kering mengelilingi bucu.
Tradisi sesaji di bulan syuro ini diadakan sebagai tolak balak agar seluruh desa selamat. Area yang dipergunakan  adalah “ Ringin Kembar “ pun biasa dipilih karena diyakini oleh warga sebagai tempat yang dikeramatkan.
Sejatinya tradisi bucu kendit sudah banyak ditinggalkan masyarakat. Menurut mbah Sumindar, sesepuh Dusun Jetis, Desa Sidomukti, Kec. Kenduruan, bucu kendit rutin dilaksanakan setiap satu tahun sekali. Namun antusias warga terus menurun, dan Bhabinkamtibmas bersama Kepala Desa, Perangkat desa, Ketua RT/RW dan tokoh-tokoh di Desa Sidomukti mengingatkan agar warga meramaikan tradisi ini.
Bucu kendit dilaksanakan pada satu tahun sekali, Dimulai dengan doa oleh sesepuh desa, kemudian warga bertukar bucu kendit dan tradisi diakhiri dengan makan bersama sajian yang telah disiapkan. Banyak warga yang berebut membawa pulang nasi bucu kendit yang hanya sekecil kepalan tangan, nasi bucu itu nantinya akan ditanam di depan rumah agar seisi rumah diberi keselamatan.
Agar pelaksanaan tradisi tersebut berjalan dengan lancar, hari Rabu ( 11 Oktober 2017 ) Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti AIPTU SUPRIYONO bersama dengan AIPTU HARTONO dan BRIPDA S. H.  PRASETYO turut hadir ditengah-tengah kegiatan masyarakat tersebut.
Dalam sambutannya,  AIPTU SUPRIYONO selaku Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti menyampaikan bahwa, Tradisi turun temurun ini adalah peninggalan nenek moyang kita, jadi tradisi ini supaya dilestarikan agar tidak punah karena waktu, ungkapnya.
Namun demikian, warga diharapkan jangan percaya dengan ha-hal yang berbau tahayul atau yang berbau mistis, kita tetap percaya bahwa rejeki, jodoh, meninggal dunia, itu sudah ada yang mengaturnya yaitu Allah SWT, kita tetap tawakal, sabar, berusaha, dan berdoa semoga apa yang kita harapkan bisa terlaksanakan dan terkabulkan, terang AIPTU SUPRIYONO Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here