Berniat Berobat Warga Brondong Meninggal Di Rumah Pengobatan Alternatif Desa Sidoharjo Senori

0
163

seopini.com – PolresTubanPoldaJatim Nuryanto, 30 Th, warga Kec, Brondong Kab, Lamongan diketahui meninggal dunia memndadak dilokasi rumah pengobatan alternatif  Al Amin milih Hidayatullah warga Desa Sidoharjo Kec, Senori Kab, Tuban, Minggu (2/2/2020).

Awalnya lelaki yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan tersebut datang ke rumah pengobatan alternatif bersama rombongan keluarga berniat untuk berobat, akan tetapi belum sampai dilaksanakan pengobatan, korban sudah meninggal dunia.

Menurut keterangan dari Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Senori AKP, Musa Bakhtiar, S.Sos., M.M., kejadian meninggal dunia mendadak tersebut, pertama kali diketahui oleh kakak korban yang bernama Sumantri, sekira pukul 12.00 Wib. Saksi Sumantri pada waktu itu yang mengantar dan menemani korban hendak berobat di tempat pengobatan alternatif milik Hidayatullah di Desa Sidoharjo Kec, Senori.

Menurut Sumantri, waktu itu dirinya mengantar adiknya berobat ke alternatif. Sekira pukul 11.45 Wib, dirinya bersama rombongan keluarga tiba di tempat pengobatan alternatif. Karena masuk waktu sholat dhuhur, pemilik pengobatan alternatif mengajak sholat berjamaah. Ketika berlangsung sholat berjamaah diketahui adiknya sudah meninggal dunia.

Melihat kejadian tersebut saksi memberi tahu kepada pemilik rumah pengobatan alternatif, selanjutnya oleh Hidayatullah pemilik rumah pengobatan alternatif kejadian tersebut dilaporkan ke Perangkat Desa setempat, selanjutnya oleh Perangkat Desa di teruskan ke Polsek Senori.

Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh petugas dari Puskesmas Senori tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Karena pihak keluarga menolak dilakukan otopsi, maka korban kita serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak, urai Kapolsek.

“Dari oleh TKP dan pemeriksaan medis dari petugas kesehatan, Korban meninggal dunia karena sakit” jelas Perwira Polisi dengan Tiga Balok di Pundak ini.

Sementara itu dari keterangan yang didapat dari kakak korban yang bernama Sumantri, sekira pukul 09.00 Wib, dirinya bersama rombongan keluarga berangkat ke rumah pengobatan tradisional Al Amin Desa Sidoharjo, berniat mencari pengobatan alternatif untuk adiknya yang bernama  Nuryanto.

Pada waktu berangkat Nuryanto sudah dalam keadaan sakit dan kondisi badannya lemah. Sekira pukul 11.45 Wib rombongan sampai di rumah pengobatan alternatif dan korban dibaringkan di ruang.

Karena sudah masuk waktu dhuhur rombongan diajak melaksanakan sholat berjamaah. Pada saat ditinggal sholat berjamaah itulah adiknya diketahui sudah meninggal dunia, jelasnya.

“Memang adik saya sudah dalam keadaan sakit, kami datang kesini untuk mencari pengobatan alternatif,” ungkap Julaikah dengan terisak.

Setelah pelaksanaan olah TKP dan pemeriksaan luar oleh petugas medis selesai, dengan disaksikan oleh Perangkat Desa dan warga masyarakat, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak. (wd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here