Menurut keterangan yang di dapat dari Brigadir Abdul Gofur yang sedang melaksanakan monitoring. Di tempat tersebut ada dua lembaga yang menyelenggarakan ujian kesetaraan yaitu yayasan AN-NIHAYAH dengan jumlah peserta 20 orang dengan rincian 19 laki-laki dan 1 perempuan yang pada waktu pelaksanaan ujian 2 hari ini tidak hadir 3 orang tanpa keterangan yang jelas.
Sedangkan satunya adalah yayasan NURUL IHLAS dengan jumlah peserta 15 orang terdiri dari 12 laki-laki dan 3 perempuan. Yang ikut ujian 14 orang, 1 orang tanpa keterangan. Sedangkan mata pelajaran yang ujian adalah bidang studi Matematika dan Sosiologi, jelas Brigadir Abdul Gofur.
Sementara itu ketika dikonfirmasi di lokasi ujian Rudi Sulopo Karena UPT Pendidikan Kec. Senori menjelaskan ujian paket C ini masih menggunakan sistem UNPK (ujian nasional pensil kertas) karena keterbatasan penyelenggara maupun pesertanya. Karena peserta yang ikut ujian paket C ini kebanyakan sudah berkeluarga, masih bagus mereka punya semangat untuk belajar, urai jelasnya.








