seopini.com – PolresTubanaPoldaJatim Sebuah mobil Grand Livina yang berisi penuh penumpang tiba-tiba mogok di tengah-tengah tanjakan Sigro. Usut punya usut ternyata sopir mobil tersebut baru pertama kali melewati tanjakan cukup ekstrim yang berada di jalan Desa Banyuurip Kecamatan Senori, Senin (30/12/2019).
Beruntung, kejadian itu langsung diketahui oleh petugas Kepolisian dari Polsek Senori Polres Tuban yang tengah berpatroli di sepanjang jalan tersebut dalam rangka mencegah terjadinya laka lantas selama Natal dan tahun baru 2020.
Dalam situasi dramatis karena penumpang yang panik, dengan sigap anggota Polsek Senori membantu mendorong mobil mogok tersebut sehingga kecelakaan yang lebih fatal dapat dicegah.
Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, S.H.,. S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Senori AKP Musa Bakhtiar, S.Sos., M.Si., menjelaskan Menindak lanjuti perintah Kapolres Tuban, Polsek Senori melaksanakan giat rutin yang ditingkat (KRYD) yaitu dengan menggelar personil untuk melaksanakan patroli dijalur alternatif.
Seperti di jalur alternatif Desa Banyuurip yang merupakan jalur alternatif menuju Jawa Tengah via Cepu atau menuju gerbang tol Ngawi. Sebagaimana diketahui kondisi jalur tersebut berupa tanjakan yang cukup ekstrim, sebelah kanan tebing sementara di sebelah kiri adalah jurang yang cukup dalam.
Perwira Dengan Tiga Balok di Pundak ini menambahkan, pada saat liburan Natal dan Tahun baru 2020 seperti saat ini banyak warga yang melintas di jalur ini. Bagi pengemudi yang baru pertama kali melintas dan kurang terampil dalam mengemudi sering mengalami mogok di tengah-tengah tanjakan.
“Kita tingkatkan giat patroli di jalur tersebut, untuk antisipasi terjadinya laka lantas dan gangguan kriminal di lokasi tersebut,” pungkas mantan Kasat Lantas Polres Sampang ini.
Riono, sopir Grand Livina yang mogok fberulang kali mengucapkan terima kasih kepada anggota Polsek Senori. Dengan kondisi tangan yang masih gemeter dia menyalami anggota Polsek Senori sebagai ungkapan rasa terima kasih karena sudah diselamatkan oleh petugas kepolisian.
“Terima kasih kepada pak Polisi, karena kesiap siagaanya kami selamat dari musibah yang akan menimpa kami,” ungkap lelaki yang mengaku warga Bangilan. (wd).








