Peredaran narkoba berbagai macam jenis sangat marak di Jawa Timur. Hal itu berdasarkan pengungkapan Kepolisian Daerah Jawa Timur dalam mengungkap dan menggagalkan pengiriman barang haram tersebut dengan tujuan Madura beberapa waktu lalu.
Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut oleh Polda, tentunya membuat kewaspadaan kita yang ada di jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan langkah pencegahan sebagai upaya membendung masukkan barang haram tersebut ke wilayah. Hal ini mungkin saja bisa terjadi, karena pengedar narkoba tidak hanya menyasar segmen perkotaan namun juga menyerbu ke Desa-desa, ” tutur AKP Totok Wijanarko, S.Pd, Kapolsek Widang.
Sebagai upaya pencegahan, langkah yang kita lakukan adalah dengan mengadakan sosialisasi pencegahan dan bahayanya narkoba. Disamping itu kegiatan seperti kunjungan, patroli dialogis, sambang desa, kita sisipkan pesan Kamtibmas terkait bahaya narkoba. Seperti saat ini yang kita lakukan, dengan berkunjung ke warung kopi yang buka 24 jam didepan Pangkalan Truck Desa Mrutuk Kecamatan Widang, (Rabu/07/08/19).
” Dalam kunjungan ini kita sampaikan kepada pemilik usaha warung kopi agar tidak memberi ruang terjadinya transaksi barang haram di tempat usahanya. Bila ada yang menawarkan barang tersebut, atau mengintipkan untuk diambil “pengguna” maka sebaiknya segera hubungi polisi. Biasanya mereka memberikan tips kepada orang lain yang “dititipi”. Ini yang kita sampaikan agar ada pemahaman, bahwa tindakan yang dilakukan bisa dikatagorikan sebagai pelanggan hukum karena turut membantu dalam tindak kejahatan, ” terang AKP Totok Wijanarko.










