DEMI TERCIPTANNYA SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF SAAT SIDANG MK, POLRI DAN TNI GANDENG ELEMENY MASYARAKAT

0
177

seopini.com Meningkatnya suhu politik pasca Pilpres (17/04/2019) ditambah dengan pengumuman hasil rekapitulasi Pilpres yang dimenangkan oleh pasangan 01 saat ini saat ini menjadi konsumsi media massa maupun Media elektronik termasuk media sosial untuk membangun opini yang kadang kadang tidak sesuai dengan situasi di lapangan demi untuk meningkatkan rating daripada media media tersebut.      Klimaksnya pada tanggal 21 dan 22 Juni 2019 yang mengakibatkan pecahnya kerusuhan di Jakarta dengan meninggalkan kepedihan yang sangat mendalam karena terdapat korban meninggal dunia.      Tidak berhenti disitu, penundaan pelaksanaan sidang di Mahkamah Konstitusi, lebih menambah ketidakpuasan salah satu pasangan calon dan team sukses serta pendukungnya hingga mereka berupaya mendatangkan pendukung pendukungnya dari daerah daerah untuk bersama-sama mengikuti sidang di MK pada hari Selasa mendatang.      Kaitan dengan hal tersebut di atas, Kepolisian Negara Republik Indonesia dibantu dengan Tentara Nasional Indonesia sebagai penanggung jawab keamanan, mencoba berbagai macam cara untuk mengantisipasi imbas dari pada keputusan di MK.       Kepolisian daerah Jawa Timur khususnya telah melaksanakan berbagai upaya agar supaya mencegah / penyekatan pergerakan pendukung dari pada pasangan 02 untuk tidak datang ke Jakarta dengan cara memberikan himbauan himbauan Kamtibmas dengan menggandeng tokoh masyarakat tokoh agama tokoh pemuda maupun komunitas komunitas yang berada di jajaran Polda Jawa Timur.      Untuk wilayah Kepolisian Resort Tuban dan jajarannya juga mengadakan penyekatan di perbatasan wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan mengembalikan warga masyarakat yang berupaya menuju ke Jakarta melalui jalan darat / Pantura.      Kepolisian Resort Tuban dan jajarannya juga tidak lupa menggandeng tokoh tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta tokoh agama untuk memberikan himbauan himbauan kamtibmas di masjid masjid maupun di media media sosial, seperti halnya yang dilakukan oleh humas Polsek Kerek dengan  mengviralkan himbauan himbauan kamtibmas yang dibuat berupa video-video singkat dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda maupun tokoh agama.      Salah satunya himbauan kamtibmas yang diviralkan oleh humas Polsek dari ketua Takmir masjid besar Al-Jami Kecamatan Kerek Bapak Kyai Rukandar Said yang sempat viral di beberapa media sosial.      Semoga upaya-upaya yang dilaksanakan Polri maupun TNI untuk mencegah terjadinya kerusuhan pasca sidang MK hari Selasa nanti bisa berdampak positif dan masyarakat bisa mengambil hikmahnya atas keputusan yang akan diambil oleh Mahkamah Konstitusi serta mau menerima keputusan tersebut demi keamanan dan ketentraman serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.  _”Bravo TNI Polri, NKRI harga mati.”_

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here