Polrestuban-Kamis tanggal 26 Oktober 2017, mulai jam. 20.00 S/d 24.00 Wib, bertempat di Halaman Makam Syeh Ahmad Kholil Ds Rawasan Kec Jenu Kab Tuban dilaksanakan Pengajian umum dalam rangka Haul Syeh Ahmad Kholil Ds Rawasan ke – 18 Tahun 2017 , dengan pembicara Drs KH. MARZUKI MUSTAMAR .M.Si dari Malang ketua Cabang NU Malang. Penanggung Jawab Kepala Desa HENDRO HERMAWAN , jumlah jamaah 500 orang. 27/10/2017
Adapun dari Forpimka kec. Jenu yang ikut menghadiri kegiatan antara lain,
Sekcam Jenu Drs HERI SUBAGIO .MM
Waka Polsek Ipda SUPRAPTO
Babinsa Sertu DARMANI
Kades HENDRO HERMAWAN
Pembicara Drs KH MARZUKI MUSTAMAR.
Ketua Panitia ustad ABDUL ALIM S.P.di
Jamaah warga ds Rawasan & warga sekitar
Sambutan pertama ketua panitia ABDUL ALIM.S.Pdi
Saya ucapakan banyak terima kasih kepad semua elemen yang telah membantu mensukseskan acara ini, semoga acara dapat bermanfaat dan bernilai ibadah.
Dilanjtkan Sambutan Sekcam Jenu,
Pak Camat sedang keluar kota sehingga mewakilkan kepada saya, walaupun tidak adanya pak Camat tidak mengurangi rasa semangat kita dalam ngaji bareng bersama Drs KH MARZUKI MUSTAMAR.M.Si, Slogan kami adalah bumi wali, dan di pasang asmaul husna di setiap protokol jalan di Kabupaten Tuban dengan tujuan supaya warga tuban selalu dapat mengingat Allah SWT.
Saya apresiasi kepada panitia Haul Syeh Ahmad Kholil yang telah membuat acara yg begitu meriah ini, dan pesan pak Camat diharapkan tdk hanya memperingati tetapi dapat mengamalkan semua perintah dan sunah beliau.
Tausiyah oleh Drs KH MARZUKI MUSTAMAR M.Si antara lain
Pertama tama mari kita panjatkan Syukur dan selalu Syukur kepada Allah Swt atas nikmat yg telah di berilan berupa kesehatan , Iman , Islam .
Siapa yg menentang Pancasila benar Bapak Presiden dibubarkan, yg mau mendirikan Negara Islam di Bubarkan ,
Karena NKRI KITA sudah final tidak ada alasan untuk mengkhafirkan Pancasila , NKRI Harga Mati.
Siapa yg dikehendaki Allah untuk menjadi orang baik maka di pahamkan tentang Agama Islam, caranya ya rajin ngaji, waktu yang anda luangkan di acara majlis ini ya sungguh luar biasa.
Kalau negara di rubah menjadi negara Islam , warga bali , Papua tidak mau masuk Islam karena di sana ratas Hindu, Kristen, Utuhnya NKRI mengamankan Agama Islam di luar jawa , Kalau Islam tidak aman tidak bisa pengajian
Siapa yg menempuh perjalanan untuk menuju ke tempat ngaji maka di mudah kannya baginya jalan menuju ke surga. mari kita selalu melakukan perbaikan menuju kebaikan untuk meraih yang terbaik Jaman Jahiliyah sudah ada towaf memutari Kakbah namun tidak pakai baju, selanjutnya sama Nabi Muhammad tidak di brantas namun tata cara nya yang diganti, Misi Rasulullah dalam menghadapi orang arab saat itu yg bodoh namun beliau berhasil menanamkan Iman dan Akidah yang kuat pada orang Arab.
Kanjeng Nabi tidak pernah mengikrarkan Negara Islam, malah saling menghormati dengan semua agama yang ada, begitu juga kita harus bangga menjadi warga Negara Indonesia berideolagi pancasila Rezeki sedikit tapi jujur lebih berkah dari pada dapat banyak namun tidak jujur maka akan berdampak jelek Para Pemegang Hukum bila Imannya kuat maka akan tertata baik.
Saya salut dengan panitia yg membuat acara pengajian yang begitu banyak jamaahnya, semoga yg hadir pada malam hari ini mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT.
* Humas Polsek Jenu *








