Senori – Setelah 2 minggu dapat hidup dengan normal, SP (34 th) warga Desa Katerban Kecamatan Senori penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kembali membuat resah dan takut keluarga dan tetangga sekitar rumahnya karena tiba-tiba kumat lagi dengan merusak barang-barang yang ada dirumahnya, Sabtu (27/12/2025).
Mengetahui SP kumat lagi, Perangkat Desa Katerban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas piket Polsek Senori Polres Tuban. Mendapatkan laporan ada ODGJ menimbulkan ketakutan anggota Polsek Senori berkoordinasi dengan Koramil Senori, petugas TKSK dan Puskesmas Senori.
Tidak butuh waktu lama petugas gabungan dari anggota piket Polsek Senori, Koramil Senori, petugas TKSK dan Puskesmas Senori dengan didampingi Perangkat Desa mendatangi rumah ODGJ. Setelah dilakukan pendekatan oleh petugas, pasien ODGJ berhasil diberikan suntikan obat penenang.
Laila petugas TKSK Kecamatan Senori, menjelaskan ODGJ atas nama SP warga Desa Katerban merupakan pasien dari Puskesmas Senori. Menurutnya 2 minggu yang lalu sudah kumat dan berhasil ditenangkan oleh petugas gabungan selanjutnya diberikan injeksi dan obat oleh petugas dari Puskesmas Senori.
“Karena sekarang dia kumat lagi kami bersama pihak keluarga sepakat untuk mengirimnya ke Dinsos Kabupaten Tuban untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu dilokasi berbeda Kapolsek Senori Iptu Sudjarwo, S.H., menjelaskan kehadiran dari anggota pikat Polsek Senori dan pada kegiatan tersebut adalah dalam sisi keamanan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kehadiran kita untuk memberikan rasa aman kepada petugas dari dinas terkait ataupun pasien ODGJ sendiri.
“Tetap kita perhatikan sisi kemanusiaan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Pantauan
dilokasi setelah diperiksa kesehatan badan dan diberikan injeksi oleh
petugas kesehatan dari Puskesmas Senori, pasien ODGJ kemudian dikirim ke
Dinsos Kabupaten Tuban menggunakan mobil ambulans Puskesmas Senori
dengan pengawalan dari Polsek Senori dan Koramil Senori.









