Senori – Kapolsek Senori Polres Tuban Polda Jawa Timur Iptu Sudjarwo, S.H., yang diwakili oleh Ps. Kanit Binmas Aiptu Widodo, menghadiri kegiatan rembuk stunting yang diselenggarakan oleh PLKB Kecamatan Senori di ruang rapat kantor PKK Kecamatan Senori.
Turut hadir pada acara yang diselenggarakan pada hari Rabu (30/5) mulai pukul 13.00 Wib tersebut Camat Senori Kisdarto, S.H., Danramil Senori yang diwakili oleh Peltu Mahmudi, Kepala Puskesmas Senori dr. Fitri Wahyuningtyas, Kepala PLKB Kecamatan Senori, Kades se Kecamatan Senori, pendamping desa dan TKSK Kecamatan Senori.
Dalam sambutannya pada acara tersebut. Kanit Binmas menyampaikan pesan dari Kapolsek Senori yang mengajak kepada semua peserta rapat untuk bekerjasama dan mendukung setiap pelaksanaan program – program kesehatan dari pemerintah untuk warga masyarakat. Seperti pelaksanaan rembuk stunting yang saat ini dilaksanakan bersama seluruh instansi pemerintah.
“Stunting masih menjadi isu penting dan masih banyak diderita oleh anak-anak di Kecamatan Senori, oleh karena diperlukan kerjasama semua pihak untuk melakukan pencegahan,” jelas Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale, S.I.K., melalui Kapolsek Senori Iptu Sudjarwo ketika dikonfirmasi, Jumat (30/5/2025).
Sementara itu Camat Senori Kisdarto, S.H., mengingatkankan, kepada peserta rapat yang hadir untuk bahu membahu dan bekerjasama dalam penanganan stunting di wilayah Kecamatan Senori agar kedepan Kecamatan Senori harapan tidak ada lagi ditemukan kasus stunting pada anak-anak.
“Kami pemerintah Kecamatan Senori dan Pemerintah Desa siap mendukung kegiatan baik dari segi anggaran maupun sarana prasarana yang dibutuhkan asal tidak melanggar aturan yang ada,” tuturnya.
Sedangkan Andik Kepala PLKB Kecamatan Senori menjelaskan kegiatan audit kasus stunting ini adalah dalam rangka percepatan penanganan stunting di wilayah Kecamatan Senori. Tahun ini di wilayah Kecamatan Senori sudah ada penurunan kasus stunting. Saat ini Desa Sidoharjo masing yang tertinggi dengan 10 kasus anak stunting.
Nantinya desa tersebut kita laksanakan survei kepada ibu hamil dan batita yang kita duga mengalami gejala stunting. Setelah kita laksanakan survei selanjutnya kita bersama seluruh stakeholder yang ada melaksanakan aksi dilapangan untuk mencegah munculnya kasus stunting.
“Hasil dari rembuk stunting ini nantinya akan kita laporkan ke pimpinan atas untuk menjadi rekomendasi dalam pencegahan stunting di Kecamatan Senori,” uraiannya.







