Parengan
– Ratusan masyarakat Desa Brangkal Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban,
sangat berantusias untuk melakukan acara keleman. Hal ini terlihat dari
senyum yang tergambar dari seluruh masyarakat yang hadir. Jum’at
(07/02/2025).
Acara
keleman sendiri merupakan salah satu tradisi yang dilakukan oleh
masyarakat Desa Brangkal setiap tahunnya. Acara tersebut dilakukan untuk
mengajak para petani bersyukur atas nikmat dari yang maha kuasa,
sekaligus agar nantinya panen yang dihasilkan bisa melimpah.
Menurut
Bapak Zainal Muttaqin, S. Pd, selaku kepala Desa Brangkal, jika
kegiatan kali ini diharapkan bisa menjadi tolak balak untuk warga
setempat dengan banyak bersedekah.
“Acara
tasyakuran keleman jadi bagian dari uri-uri kebudayaan adat istiadat
yang berlaku, ini berlaku mulai dari 2010 acara seperti ini kita
mengajak para petani untuk bersyukur atas nikmat dari yang maha kuasa
suapaya panennya melimpah karena tentu dengan banyak bersedekah akan
menjadi tolak balak,” terangnya Kades Brangkal.
Selain
itu, makna lain dari kegiatan yang dilaksanakan di halaman rumah kepala
Desa Brangkal tersebut ialah untuk tingkepan. Yang artinya tradisi ini
dilakukan ketika tanaman padi dalam masa mbobot/hamil atau mulai keluar
bulirnya.
Dalam tradisi
keleman ini, yang dibawa atau disuguhkan oleh masyarakat ialah ambeng
istilah jawanya yaitu seperti nasi, pala pendem (hasil bumi), uler-uler
atau pleret serta aneka jajan tradisional. Dalam hal ini, jajanan yang
menjadi ciri khas dalam tradisi tersebut adalah pleret atau uler-uler.
“Alhamdulillah
masyarakat antusias ada 100 keluarga tadi yang ikut, karena dari tahun
ke tahun juga ada dinamika jadi yang ikut semakin banyak. Jadi tahun
depan kita akan kemas lebih banyak dan bagus lagi,” terangnya.
Sementara
Mbah Modin Karimin panggilan akrabnya, selaku sesepuh Desa Brangkal
mengungkapkan, bahwa kegiatan keleman ini bertujuan untuk menghormati
tanaman yang sedang hamil, agar bisa melimpah dan petani selamat
terhindar dari mara bahaya. Sekaligus tanaman bisa terhindar dari hama
penyakit.
“Harapannya
para petani bisa aman dan banyak rejeki, karena jika banyak rejeki bisa
dibuat membangun rumah dan biaya sekolah ataupun naik haji,” tutupnya.
Home Uncategorized PERTAHANAN BUDAYA LELUHUR, FORKOPIMKA HADIR KEGIATAN KALEMAN DI DESA BRANGKAL KEC. PARENGAN...










