Cegah PMK, Unit Binmas Polsek Senori Polres Tuban Polda Jatim Berikan Binluh Kepada Peternak Sapi

0
55

Senori – Sebagai upaya pencegahan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Unit Binmas Polsek Senori Polres Tuban Polda Jatim melalui Ps Kanit Binmas Aiptu Widodo bersama anggota Bhabinkamtimas Bripda Rifki Syahroni memberikan binluh kepada warga pemilik ternak di Desa Medalem Kecamatan Senori, Sabtu (18/1/2025).

Dalam kesempatan tersebut Aiptu  Widodo dan Bripda Rifki Syahroni mengecek kondisi kandang sapi milik warga dan menyampaikan pesan pesan terkait pencegahan terhadap merebaknya kembali PMK yang menyerang hewan berkuku genap atau belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba, babi, yang biasa dipelihara oleh warga.

Menurut Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T., melalui Kapolsek Senori Iptu Sudjarwo, S.H., PMK ini tidak menyerang pada manusia, akan tetapi lebih baik kalau berhati – hati dan waspada apabila menyentuh hewan sapi yang terkena virus PMK, sebaiknya mencuci tangan dengan sabun setelah menyentuh hewan sapi atau hewan ternak lainnya, karena penyakit ini mudah menular.

Gejala PMK pada sapi biasanya akan terlihat lebih jelas dibandingkan hewan lain. Hewan ternak yang telah terinfeksi PMK suhu badan meningkat antara 40⁰C, mulutnya mengeluarkan busa, kaki pincang dan nafsu makan menurun.

“Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran PKM ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kesehatan yaitu dengan pemberian vitamin pada hewan, menjaga kebersihan kandang, menyemprotkan disinfektan sekitar kandang,” jelas Kapolsek Senori.

Iptu Sudjarwo juga menghimbau agar warga masyarakat tidak perlu panik karena penyakit PMK tidak menular pada manusia, kalau ada hewan yang sakit agar segera menghubungi dokter hewan terdekat, agar segera mendapatkan pengobatan dengan baik.

“Untuk saat ini dihimbau kepada warga untuk memberikan vaksin kepada hewan ternak secara mandiri karena pandemi PMK sudah dinyatakan berakhir pada tahun 2024,” pungkasnya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here