Ps Kanit Binmas Polsek Senori Polres Tuban Polda Jatim Menghadiri Kegiatan Audit Kasus Stunting Di Ruang Rapat Kecamatan Senori

0
75

Senori – Kapolsek Senori Polres Tuban Polda Jawa Timur Iptu Bambang Edi Nofantoro, S.H., yang diwakili oleh Ps. Kanit Binmas Aiptu Widodo, menghadiri kegiatan audit kasus stunting yang diselenggarakan oleh PLKB Kecamatan Senori di ruang rapat kantor Kecamatan Senori, Jumat (31/5/2024) pagi.

Turut hadir pada acara tersebut Auditor dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Camat Senori Kisdarto, S.H., Danramil Senori yang diwakili oleh Peltu Mahmudi, Kepala Puskesmas Senori dr. Fitri Wahyuningtyas, Kepala PLKB Kecamatan Senori, Kades Rayung dan Leran, Bidan Desa Rayung dan Leran serta Kader dari Desa Rayung dan Desa Leran.

Dalam sambutannya pada acara tersebut. Kanit Binmas menyampaikan pesan dari Kapolsek Senori yang mengajak kepada semua peserta rapat untuk bekerjasama dan mendukung setiap pelaksanaan program – program kesehatan dari pemerintah untuk warga masyarakat. Untuk saat ini yang mendesak adalah penanganan stunting.

“Stunting masih menjadi isu penting dan masih banyak diderita oleh anak-anak di Kecamatan Senori, oleh karena diperlukan kerjasama semua pihak untuk melakukan pencegahan,” jelasnya.

Sementara itu Camat Senori Kisdarto, S.H., mengingatkankan, kepada peserta rapat yang hadir untuk bahu membahu dan bekerjasama dalam penanganan stunting di wilayah Kecamatan Senori agar kedepan Kecamatan Senori harapan tidak ada lagi ditemukan kasus stunting pada anak-anak.

“Kami pemerintah Kecamatan Senori dan Pemerintah Desa siap mendukung kegiatan baik dari segi anggaran maupun sarana prasarana yang dibutuhkan asal tidak melanggar aturan yang ada,” tuturnya.

Sedangkan Andik Kepala PLKB Kecamatan Senori menjelaskan kegiatan audit kasus stunting ini adalah dalam rangka percepatan penanganan stunting di wilayah Kecamatan Senori. Tahun ini kita ada 2 Desa yang menjadi sasaran audit yaitu Desa Rayung dan Desa Leran.

Dimana kedua desa tersebut kita laksanakan survei kepada ibu hamil dan batita yang kita duga mengalami gejala stunting. Setelah kita laksanakan survei selanjutnya kita bersama seluruh stakeholder yang ada melaksanakan aksi dilapangan untuk mencegah munculnya kasus stunting.

“Hasil dari audit ini nantinya akan kita laporkan ke pimpinan atas untuk menjadi rekomendasi dalam pencegahan stunting di Kecamatan Senori,” uraiannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here