Jelang HUT Lalu Lintas ke-67, Ditlantas Polda Jatim Gelar Jalan Sehat Bersama Pelajar dan Masyarakat

0
125

SURABAYA,- Dalam rangka menyambut rangkaian HUT Lalu Lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, Minggu (18/9/2022) pagi, menggelar kegiatan jalan sehat dan lomba mewarnai anak anak yang dilaksanakan di Taman Bungkul Surabaya.

Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin Dirlantas Polda Jatim, mengatakan, melaksanakan olahraga bersama dalam rangka HUT Lalu Lintas yang ke-67 yang nantinya akan jatuh pada 23 September 2022. Olah raga bersama ini melibatkan anak anak didik baik SMP maupun SMA.

“Mereka ini generasi muda Bangsa, mereka kita siapkan untuk mengisi generasi berikutnya. Lalu lintas ini tidak bisa kita hanya maknai gerak pindah barang dan jasa, namun harus kita maknai sebagai urat nadi kehidupan,” kata Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin sebagai Dirlantas Polda Jatim.

Oleh sebab itu, dari muda harus kita didik. Kalau kita evaluasi kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan lalu lintas itu yang meninggal dunia adalah urutan ketiga setelah penyakit jantung dan Ispa. Tanpa kita sadari setiap hari terus berkurang, yang lebih berbahaya adalah bahwa hasil evaluasi 17,1 persen bahkan di Jatim bahkan sampai 28,2 persen yang meninggal usia produktif usia 16-60 tahun.

“Ketika usia produktif terus berkurang maka usia tidak produktif tidak tertanggung. Ini akan sangat berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.

Apalagi di tahun 2040 nanti diperkirakan Indonesia akan mengalami Genos Denotasi, artinya ketika usia usia produktif jauh melebihi usia tidak produktif maka potensi negara kita maju sangat besar. Tetapi sangat berbahaya kalau tidak mampu kita antisipasi dengan baik, ketika generasi muda itu tidak siap bersaing dengan kehidupan dunia, tidak siap menghadapi kemajuan pengetahuan dan teknologi maka yang terjadi justru bencana demokrasi.

“Oleh sebab itu di momen HUT ini kami ingin mendekat di tengah tengah masyarakat khususnya generasi muda memberikan kesadaran kepada mereka, bahwa berlalu lintas yang baik dan benar itu dimulai dari diri sendiri,” ucap dia.

“Jangan pernah takut dengan keberadaan petugas tapi khawatir lah dengan aturan yang berlaku. Maka ada atau tidak ada petugas diharapkan bisa tertib,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan HUT ini dimulai dari bakti sosial ikut serta polisi lalu lintas hadir di tengah tengah masyarakat memberdayakan kekuatan yang ada di luar bersama sama dengan dunia usaha memberikan bansos bagi masyarakat terdampak kenaikan BBM.

“Kami juga melaksanakan HUT show keliling  untuk menanamkan nilai nilai yang kami berikan tema ‘Wawasan Kebangsaan dari Perspektif Dalam Berlalu Lintas’. Dan ini berjalan terus kemarin di Sidoarjo dan tanggal 20 akan di Ponpes Tebu Ireng Jombang,” pungkasnya.

Selain itu kegiatan hari ini tidak hanya dilakukan jalan sehat namun juga kegiatan mewarnai anak anak. Yang mendekatkan anak anak dengan polisi berlalu lintas agar tidak takut.

*Bantu Ungkap Pelaku Bondet di RSUD Tongas, Tiga Petugas Keamanan Diganjar Penghargaan Polres Probolinggo Kota*

*KOTA PROBOLINGGO* – Pasca tertangkapnya pelaku curanmor di RSUD Tongas dengan modus operandi melempar bondet, Polres Probolinggo Kota menggelar upacara pemberian Reward kepada masyarakat yang berjasa membantu tugas Polri.

Senin pagi (19/09/22), bertempat di lapangan apel Mapolres, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani, S.H., S.I.K. memimpin langsung Upacara hari Kesadaran Nasional dan Pemberian Reward serta Punishment Kepada Anggota yang berprestasi jajaran Polres Probolinggo Kota. Selain itu masyarakat mitra kerja Polri yang berjasa membantu tugas Polri turut diganjar penghargaan.

Oky Ahmad Muzaki, Mahrus dan Wahyudi merupakan petugas keamanan di RSUD Tongas. Ketiganya berusaha menggagalkan upaya curanmor sampai terluka akibat dilempar bondet oleh pelaku.

AKBP Wadi menjelaskan bahwa berkat upaya petugas keamanan tersebut, pengungkapan kasus dapat segera terungkap. Bahkan dari situ, terungkap fakta bahwa pelaku telah melakukan aksinya sebanyak 20 kali.

“ Sebagai mitra kamtibmas kepolisian, ketiga orang ini menurut saya sudah sangat layak untuk diberikan penghargaan. Mereka sudah berani, mereka sudah mempertaruhkan keselamatannya untuk membantu dan mendukung tugas kepolisian dalam rangka mencegah terjadinya tindak kejahatan “, jelasnya.

Wahyudi, petugas keamanan merasa senang setelah menerima penghargaan walaupun dengan menggunakan kursi roda akibat luka lemparan bondet.

“ Terima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan kepada kami apalagi sampai diupacarakan seperti ini”, terangnya. (hms/irul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here